on . Hits: 263

PA ANDOOLO CATATKAN ANGKA 50% KEBERHASILAN MEDIASI

 mediasi

Mediator dan para pihak setelah proses mediasi (dok/fauzan_pando)

pa-andoolo.go.id |11-06-2022

Andoolo,- RY selaku Pemohon dalam perkara Permohonan Cerai Talak terhadap istrinya S akhirnya menyatakan untuk mencabut perkaranya yang sudah terdaftar di PA Andoolo dan telah memasuki proses persidangan. Pencabutan tersebut ia nyatakan kepada Hakim Mediator, Ahmad Imron, SHI., MH. pada saat mediasi ke-3, Selasa, 7 Juni 2022 di ruang Mediasi PA Andoolo.

"Setelah kami berdua bermusyawarah dan atas arahan bapak Mediator, kami telah sepakat untuk rukun kembali dan membangun rumah tangga yang lebih baik lagi", ungkap RY yang diamini oleh S, istrinya. Kesepakatan suami istri tersebut disambut rasa syukur oleh Mediator, pasalnya pasangan ini masih tergolong muda dan masih memiliki masa depan yang panjang untuk membina rumah tangga yang lebih baik. 

50% dari Perkara yang Dimediasi di PA Andoolo Berhasil Capai Kesepakatan

Memasuki paruh kedua tahun 2022 PA Andoolo juga mencatatkan persentase 50% keberhasilan dalam proses mediasi. Sebagaimana dapat diakses di aplikasi SIPP PA Andoolo, hingga Sabtu, 11 Juni 2022, tercatat sebanyak 21 perkara dilaksanakan mediasi. Panitera Muda Hukum PA Andoolo, Besse Nurmiati, SHI., mengatakan bahwa dari 21 perkara yang dilaksanakan mediasi tersebut, 1 perkara masih dalam proses mediasi, sedangkan 20 perkara lainnya dilaksanakan mediasi dengan capaian sebanyak 9 perkara tidak berhasil, 1 perkara tidak dapat dilaksanakan dan sisanya 10 perkara mediasi dinyatakan berhasil, baik dengan keberhasilan penuh maupun keberhasilan sebagian.

67% Sengketa di PA Andoolo diputus Verstek

Angka penyelesaian sengketa perkara melalui mediasi masih terhitung rendah disebabkan salah satu pihak, terutama Tergugat atau Termohon tidak pernah hadir dalam persidangan. Hingga Juni 2022 jumlah sengketa perceraian dan sengketa lain yang telah diselesaikan oleh PA Andoolo mencapai 162 perkara. Dari jumlah tersebut hanya 21 perkara yang pihak Penggugat dan Tergugatnya datang ke persidangan sehingga dilaksanakan mediasi, sedangkan 141 sisanya atau sekitar 67% dari jumlah sengketa tersebut pihat Tergugat tidak hadir sehingga perkara diputus dengan tanpa kehadiran Tergugat atau verstek.

Menyikapi rendahnya kehadiran pihak dalam menyelesaikan sengketanya di persidangan, Ketua PA Andoolo, Ahmad Imron, SHI., MH., berpesan kepada Jurusita yang bertugas memanggil para pihak untuk memberikan dorongan pada Tergugat hadir di persidangan dengan memberikan pemahaman akan pentingnya kehadiran mereka dalam menyelesaikan sengketanya di persidangan. (im)

 

 

 

Add comment

Security code
Refresh

Hubungi Kontak Kami :

Jln. Kompleks Perkantoran Pemda, Kon-Sel

Telephone : [0401] 3081587

WhatsApp : +6282349600750

E- Mail      : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.