on . Hits: 165

Agen Perubahan dan Perannya dalam Mengakselerasi 

Terwujudnya Cita-Cita Reformasi Birokrasi

(Catatan Pengantar atas Pemilihan Agen Perubahan PA Andoolo)

Oleh: Ahmad Imron

ilustrasi (sumber:jtanzilco.com)

Reformasi birokrasi sesungguhnya adalah sebuah konsep yang ditawarkan untuk mengurai berbagai permasalahan yang menghambat sistem penyelenggaraan pemerintahan tidak berjalan atau diperkirakan tidak berjalan dengan baik. 

Reformasi birokrasi oleh karenanya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan sistem penyelengaraan pemerintahan yang meliputi aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business proses) dan sumber daya paratur. Tujuan dari reformasi birokrasi adalah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Untuk mewujudkan tujuan reformasi birokrasi tersebut, langkah utama yang harus ditegakkan adalah merubah mindset (pola pikir) dan culture set (budaya kerja) para aparatur dari yang semula diasumsikan lambat, tidak responsif, koruptif dan nepotisme berubah menjadi responsif, berintegritas, bersih dari perilaku korupsi, kolusi dan nepotisme serta profesional.

Cita-cita luhur dari reformasi birokrasi tersebut akan sulit diwujudkan tanpa adanya komitmen dari semua aparatur, dan komitmen tersebut memerlukan acuan, memerlukan contoh dan tauladan dari pimpinan maupun person-person yang dapat dijadikan contoh (role model) guna mengakselerasi terwujudnya good governence tersebut.

Dalam lingkup reformasi birokrasi di lingkungan peradilan, empat pilar pimpinan peradilan yakni; Ketua Pengadilan, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris, karena jabatannya, baik secara bersama-sama maupun individu-individu adalah role model bagi lembaga yang dipimpinnya. Sedangkan individu-individu maupun kelompok di luar empat pilar tersebut yang dipersonifikasikan sebagai penggerak perubahan pola pikir dan budaya kerja organisasi disebut Agen Perubahan.

Dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Agen Perubahan di Instansi Pemerintah, peran dan tugas Agen Perubahan adalah sebagai berikut:

 1. Katalis

Agen Perubahan perperan sebagai katalis, maksudnya mampu memberikan keyakinan kepada seluruh pegawai di lingkungan unit kerjanya, tentang pentingnya perubahan unit kerja menuju ke arah unit kerja yang lebih baik.

 2. Penggerak Perubahan

Sebagai penggerak perubahan, Agen Perubahan bertugas mendorong dan menggerakkan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan menuju ke arah unit kerja yang lebih baik

 3. Pemberi Solusi

Dalam hal ini Agen Perubahan diharapkan dapat memberikan alternatif solusi kepada para pegawai atau pimpinan di lingkup unti kerjanya saat menghadapi kendala dalam mewujudkan unit kerja yang labih baik,

 4. Mediator

Dalam peran mediator, Agen Perubahan secara aktif membantu memperlancar proses perubahan, terutama menyelesaikan masalah yang muncul dalam pelaksanaan reformasi birokrasi dan membina hubungan antara para pihak di luar unit kerja terkait proses perubahan.

 5. Sebagai Penghubung

Agen Perubahan bertugas mengubungkan komunikasi dua arah antara para pegawai dengan para pengambil kebijakan.

PA Andoolo sesungguhnya telah mencanangkan pembangunan zona integritas pada 25 Maret 2019 lalu, ditandai dengan deklarasi bersama para pimpinan dan seluruh aparatnya. Perjuangan PA Andoolo untuk mewujudkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada tahun 2020 terhenti saat verifikator dari Tim Badan Pengawasan Mahkamah Agung menyatakan ada kekurangan dalam penyiapan eviden yang dipersyaratkan.

Belajar dari kegagalan tersebut, PA Andoolo dibawah pimpinan baru menargetkan akan berjuang  maksimal untuk mendapatkan predikat WBK pada tahun 2021. Langkah awal untuk mencapai target tersebut dimulai dengan pemilihan kembali Agen Perubahan PA Andoolo. 

Sebagai bagian penting dari proses mewujudkan tujuan reformasi birokrasi, Agen Perubahan PA Andoolo mempunyai tugas yang cukup berat dan menantang. Ia tidak saja diharapkan mampu mengakselerasi proses perubahan PA Andoolo menuju pengadilan agama yang lebih baik, tetapi juga  ikut memikul tanggung jawab untuk menjawab kegagalan pada tahun 2020 ini.

Terpilihnya Agen Perubahan PA Andoolo yang dipilih melalui proses yang demoktaris oleh seluruh aparat PA Andoolo, melambungkan kembali harapan akan terwujudnya proses perubahan PA Andoolo ke arah yang lebih baik, sesuai dengan parameter penilaian yang ditentukan baik oleh Tim Penilai Internal Mahkamah Agung maupun Tim Penilai Nasional dari Kemenpan RB.

Tentu, terlalu naif jika harapan keberhasilan itu hanya digantungkan pada Agen Perubahan semata. Karena perubahan tidak bisa hanya digerakkan oleh individu semata tetapi digerakkan secara masif oleh seluruh komponen yang terlibat. Sinergitas antara pengambil kebijakan (empat pilar) PA Andoolo dengan Agen perubahan memegang peranan strategis guna menggerakkan semua aparat untuk merubah mindset (pola pikir) dan culture set menuju PA Andoolo yang responsif, melayani dan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Semoga.

Add comment

Hubungi Kontak Kami :

Jln. Kompleks Perkantoran Pemda, Kel. Potoro

     Kec. Andoolo, Kab. Kon-Sel. Kode POS 93811

Telephone : [0401] 3081587

WhatsApp : +6281245591804

E- Mail      : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.