on . Hits: 43

Kolaborasi Tiga Instansi, PA Andoolo Ikut Serta Dalam Sosialisasi Pelayanan Terpadu

Pengesahan Perkawinan Di Wilayah Hukum Kabupaten Konawe Selatan

Andoolo | pa-andoolo.go.id

Sosialisasi yang dimotori oleh Kementrian Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Konawe Selatan ini menggaet Pengadilan Agama Andoolo dan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Konawe Selatan sebagai pengisi materi sosialisasi. Sosialisasi dimulai sejak tanggal 23 September 2020 sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020 ini dilaksanakan di 16 Kecamatan di Wilayah Hukum Kabupaten Konawe Selatan, yakni Kecamatan Laeya, Kecamatan Lainea, Kecamatan Moramo, Kecamatan Moramo Utara, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kecamatan Landono, Kecamatan Ranomeeto, Kecamatan Konda, Kecamatan Angata, Kecamatan Benua, Kecamatan Tinanggea, Kecamatan Lalembu, Kecamatan Sabulakoa, Kecamatan Mowila, Kecamatan Kolono dan Kecamatan Kolono Timur.

Sosialisasi yang dihadiri oleh para Aparat Desa Kecamatan setempat ini diharapkan bisa memberi wawasan baru bagi masing-masing perwakilan Desa agar menyampaikan hasil sosialisasi kepada warga Desa masing-masing akan pentingnya pencatatan pernikahan di Kantor Urusan Agama Kecamatan setempat bagi warga masyarakat yang beragama Islam dan di Kementrian Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Konawe Selatan bagi warga masyarakat yang beragama selain Islam.

Dalam sosialisasi ini juga ditekankan bagi warga masyarakat beragama Islam yang telah melaksanakan pernikahan dengan tata cara agama Islam namun belum tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan setempat, maka agar segara mengesahkan pernikahannya tersebut ke Pengadilan Agama Andoolo dengan mengajukan permohonan Itsbat Nikah ke Pengadilan Agama Andoolo untuk diteruskan ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan setempat sebagai Lembaga pencatat pernikahan bagi warga bergama Islam.

Sedangkan bagi warga masyarakat yang beragama selain Islam, yang telah melaksanakan pernikahan sesuai agamanya namun belum tercatat di Kementrian Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Konawe Selatan, agar mendaftarkan pengesahan perkawinan ke Pengadilan Agama Andoolo untuk diteruskan ke Kementrian Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Konawe Selatan untuk dicatatkan pernikahannya tersebut.

Lebih lanjut, yang menjadi titik tekan dari sosialisasi ini adalah penegasan bahwa pemerintah Desa baik secara individu maupun sebagai perwakilan pemerintah tidak mempunyai wewenang untuk menikahkan ataupun menceraikan warganya. Lembaga yang berhak melakukan pencatatan nikah hanya Kantor Urusan Agama (KUA) bagi warga beragama Islam dan Kementrian Pendudukan dan Pencatatan Sipil bagi warga beragama selain Islam. Serta Pengadilan Agama adalah satu-satunya Lembaga yang berhak menceraikan pernikahan warga yang beragama Islam yang menikah dengan tata acara agama Islam dan Pengadilan Agama sebagai satu-satunya Lembaga yang berhak menceraikan warga yang beragama selain Islam.

Antusiasme para peserta sosialisasi ditujukan kepada pemateri dari Pengadilan Agama Andoolo, dengan mengajukan beragam pertanyaan terkait kasus-kasus yang terjadi di masing-masing Desa yang memungkinkan diajukan ke Pengadilan Agama Andoolo seperti Isbat Nikah Kumulasi Cerai, Dispensasi Kawin, hingga layanan sidang keliling dan berperkara secara Cuma-Cuma (prodeo) bagi warga masyarakat yang tidak mampu. (@afizzashofia)

Add comment


Security code
Refresh